Pengertian Filsafat Islam

Filsafat membutuhkan kebebasan seperti tumbuhan membutuhkan cahaya. Beberapa sejarahwan berpendapat bahwa filsafat hanya bisa lahir di Yunani kuno karena kebebasan yang menandai polis disana sekitar abad ke-6 sebelum masehi.

Negara seperti Mesir dan babilonia yang tingkat kebudayaannya sebenarnya sangat tinggi dan letaknya tidak jauh dari Yunani kuno tidak mungkin menjadi tempat filsafat mekar untuk pertama kali karena tidak ada kebebasan.

Dalam Lisan Al-A’rab, kata falsafat berakar dari kata falsafah, yang memiliki arti al hikmah. sebuah kata yang berasal dari luar bahasa Arab. Kata Falsafah di pinjam dari kata Yunani yang sangat terkenal, Philosophia  “Philos” artinya cinta sedangkan “shopia” artinya kebijaksanaan.

Oleh karena itu filsafat dapat diartikan dengan cinta kebijaksaan. Pengertian filsafat yang senula berarti cinta kearifan ternyata menjadi luas sekali, dahulu kata Sophia bukan berarti kearifan saja melainkan, pengetahuan yang luas, kebijaksanaan intelektual, pertimbangan sehat sampai kepandaian bahkan kecerdikan dalam memutuskan hal-hal praktis.

Kata falsafat diidentikan dengan al-hikmah dilihat dari kesamaan makna sebagaimana diungkapkan al-arabi dalam kitabnya fushuh Al-hikam bahwa makna al hikmah adalah “ Proses pencarian hakikat sesuatu dan perbuatan.

Pengertian al hikmah dengan esensi yang sama namun berbeda redaksi diungkapkan Ar-Raghib bahwasanya al hikmah yakni “ Hikmah adalah memperoleh kebenaran dengan perantara ilmu dan akal.

Begitu pula, dalam tulisan Nurcholish majdid bahwa hikmah itu berarti ilmu pengetahuan, filsafat, kebenaran, bahkan berupa rahasia tuhan yang tersembunyi yang hanya bisa diambil manfaatnya dan pelajarannya pada masa dan waktu yang lain.

Begitu juga Ibnu Sina yang menyamakan terma hikmah dalam pengertian filsafat. Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa hikmah dan filsafat adalah setali mata uang.Pengidentikan dua makna tersebut terbukti bahwa sejak awal filsafat diartikan sebagai the love of wisdom atau love for wisdom.

Pada fase ini filsafat berarti sifat seseorang yang berusaha menjadi orang yang bijak atau sifat orang yang ingin atau cinta kepada kebijakan. Pada fase ini berarti sebagai kerja seseorang yang berusaha menjadi orang yang bijak jadi, yang pertama filsafat sebagai sifat dan ya ng kedua filsafat sebagai kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *